
Franchise Mixue menawarkan peluang bisnis yang sangat menjanjikan dalam industri minuman dan dessert. Sebagai brand es krim dan minuman bubble asal Tiongkok yang tengah naik daun di Indonesia. Mixue berhasil menarik perhatian pasar melalui konsep yang terjangkau, rasa yang konsisten, dan strategi ekspansi agresif.
Dengan lebih dari 10.000 gerai yang tersebar di berbagai negara, termasuk Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Vietnam. Mixue telah membuktikan skalabilitas dan daya tarik bisnisnya. Bagi Anda yang ingin memulai usaha di sektor food & beverage, kemitraan bersama Mixue bisa menjadi pilihan investasi yang strategis.
Highlight Utama:
Dengan model bisnis yang sudah terbukti menguntungkan dan dukungan sistem waralaba yang solid. Mixue menjadi salah satu pilihan terbaik bagi para calon pengusaha yang ingin membangun usaha di industri F&B yang sedang berkembang pesat.
Mixue Ice Cream and Tea adalah salah satu merek es krim dan minuman teh yang paling terkenal di kawasan Asia. Perusahaan ini didirikan oleh Zhang Hongchao pada tahun 1997 di Zhengzhou, Provinsi Henan, Tiongkok. Berawal dari sebuah gerai kecil di pinggir jalan, Mixue kini telah berkembang menjadi jaringan waralaba besar yang menjangkau berbagai negara, termasuk Malaysia dan Indonesia.
Pada masa awal operasinya, Mixue dikenal sebagai penjual es serut. Namun, seiring meningkatnya tren es krim soft-serve, perusahaan ini melakukan pivot strategis dengan memfokuskan diri pada produk es krim lembut. Keputusan ini terbukti tepat, karena membawa Mixue ke puncak kesuksesan dengan pertumbuhan ekspansi yang luar biasa.
Hingga kini, Mixue telah mengoperasikan ribuan gerai di berbagai negara Asia dan menjadi simbol inovasi dalam industri makanan dan minuman yang terjangkau, berkualitas, dan digemari lintas generasi.
Sejak awal pendiriannya, Mixue telah menunjukkan pertumbuhan bisnis yang luar biasa. Strategi ekspansi agresif dan efisiensi operasional menjadikan Mixue sebagai salah satu pemain utama di industri makanan dan minuman global. Beberapa fakta menarik mengenai perjalanan bisnis Mixue:
Mixue telah membuktikan bahwa inovasi operasional dan pendekatan konsumen yang tepat dapat menjadi kunci sukses dalam membangun bisnis franchise berskala global.
Pada tanggal 16 Februari 2023, Mixue perusahaan es krim dan teh asal Tiongkok resmi memperoleh sertifikasi halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI). Sertifikasi ini diberikan kepada PT Zhisheng Pacific Trading, yang merupakan pemegang merek Mixue di Indonesia, dan berlaku sampai dengan tanggal 16 Februari 2027.
Untuk memperoleh sertifikasi halal, Mixue harus melalui serangkaian proses verifikasi yang ketat dari MUI. Seluruh bahan baku serta prosedur produksi diperiksa secara menyeluruh guna memastikan kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah.
KH Asrorun Niam Sholeh, selaku Ketua Departemen Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), menyampaikan bahwa seluruh produk Mixue telah dinyatakan halal dan suci, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Sertifikasi ini merupakan respon terhadap kekhawatiran masyarakat yang sebelumnya timbul, ketika Mixue sempat menerima kritik akibat mencantumkan label halal tanpa adanya sertifikasi resmi.
Kini, Mixue juga telah memenuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di bawah Kementerian Agama. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.
Proses sertifikasi halal Mixue memakan waktu hingga dua tahun, karena mencakup berbagai tahapan, seperti:
Meski kompleks, proses ini menunjukkan komitmen Mixue untuk menyediakan produk yang tidak hanya lezat dan terjangkau, tetapi juga memenuhi standar halal yang dibutuhkan oleh pasar Indonesia.
Bagi Anda yang tertarik menjadi bagian dari jaringan franchise Mixue Ice Cream & Tea di Indonesia, diperlukan kesiapan modal awal yang berkisar antara Rp700 juta hingga Rp800 juta.
Jumlah tersebut sudah mencakup berbagai komponen penting dalam pembukaan gerai, seperti :
Meskipun investasi awal tergolong signifikan, potensi pendapatan dari bisnis ini sangat menjanjikan. Dengan rata-rata omzet tinggi, banyak mitra yang mampu mengembalikan modal dalam waktu 12 hingga 18 bulan.
Mixue sendiri telah memiliki lebih dari 10.000 gerai di Tiongkok dan Indonesia, menjadikannya salah satu jaringan waralaba es krim dan minuman terpopuler di Asia.
Jika Anda mencari peluang bisnis yang memiliki brand kuat, prospek pasar luas, dan dukungan sistem waralaba yang profesional, maka menjadi mitra Mixue bisa menjadi langkah strategis untuk memulai perjalanan wirausaha Anda.
Bagi calon mitra yang ingin membuka gerai Mixue Ice Cream & Tea, terdapat sejumlah persyaratan yang perlu dipenuhi, baik dari sisi investasi maupun aspek teknis operasional. Komitmen terhadap standar yang telah ditetapkan sangat penting guna memastikan kelancaran dan konsistensi kualitas layanan di setiap gerai.
Calon mitra diharapkan memiliki kesiapan modal awal yang cukup besar, mengingat investasi ini mencakup berbagai komponen penting seperti pengadaan peralatan, pelatihan, dan renovasi. Selain itu, calon mitra wajib memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama pribadi atau badan usaha sebagai bagian dari ketentuan administratif yang berlaku.
Agar operasional toko berjalan optimal, berikut adalah kriteria teknis minimum yang harus dipenuhi:
Untuk memastikan konsistensi brand dan pengalaman pelanggan yang optimal, pihak Mixue Indonesia akan memberikan dukungan penuh dalam proses dekorasi dan penataan interior gerai. Desain toko akan disesuaikan dengan standar visual Mixue yang telah dikenal luas.
Dengan demikian, mitra dapat lebih fokus pada aspek operasional dan strategi pemasaran, tanpa harus mengkhawatirkan urusan teknis pembangunan gerai.
Mixue hadir sebagai salah satu peluang waralaba yang paling menjanjikan di sektor es krim dan minuman modern di Indonesia. Dengan reputasi internasional dan konsep bisnis yang telah terbukti sukses, Mixue menawarkan kesempatan bagi para calon mitra untuk bergabung dalam jaringan usaha yang berkembang pesat.
Dalam memulai bisnis kemitraan dengan Mixue, calon mitra diwajibkan untuk menyiapkan biaya investasi awal yang berkisar antara Rp700 juta hingga Rp800 juta. Investasi tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari biaya manajemen, pelatihan, hingga pengadaan peralatan dan renovasi toko.
Adapun spesifikasi minimum lokasi toko yang disyaratkan meliputi:
Mixue telah mengoperasikan sekitar 300 gerai di Indonesia dan lebih dari 3. 000 gerai di China serta Vietnam, menjadikannya salah satu jaringan waralaba minuman yang terbesar di Asia.
Setiap mitra akan mendapatkan pelatihan intensif dan dukungan operasional berstandar tinggi. Dengan kebutuhan tenaga kerja antara 6 hingga 15 orang per gerai, Mixue memastikan kualitas layanan tetap konsisten di setiap lokasi.
Salah satu daya tarik utama dari Mixue terletak pada biaya produk yang sangat kompetitif, yang dimulai dari Rp8. 000 per porsi es krim. Hal ini membuat Mixue digemari berbagai kalangan dan berpotensi menjangkau pasar yang luas.
Apakah Anda berminat untuk menjadi mitra waralaba Mixue Ice Cream and Tea? Berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda ikuti untuk memulai kemitraan bisnis yang menjanjikan ini:
Menjadi bagian dari jaringan franchise Mixue Ice Cream & Tea memberikan berbagai keuntungan yang menjanjikan bagi calon pengusaha di industri makanan dan minuman. Adapun beberapa keunggulan utama yang ditawarkan adalah sebagai berikut:
Mixue telah dikenal secara luas dengan keberagaman produk menu es krim dan minuman boba yang inovatif, lezat, dan terjangkau. Inovasi produk yang terus dikembangkan membuat merek ini menarik bagi berbagai segmen konsumen, mulai dari pelajar hingga profesional muda.
Setiap mitra akan mendapatkan pendampingan komprehensif dari tim Mixue, mencakup:
Dengan lebih dari 300 gerai di Indonesia dan ribuan lainnya di Asia, Mixue telah membangun reputasi yang kuat. Popularitas ini memberikan nilai tambah bagi mitra dalam membangun kepercayaan konsumen dan memperluas jangkauan pasar secara lebih cepat.
Menu Mixue dirancang untuk mengakomodasi pasar yang luas dengan menawarkan harga yang kompetitif, tanpa mengorbankan kualitas. Hal ini memudahkan mitra dalam menarik pelanggan baru dan mempertahankan loyalitas konsumen.
Bergabung sebagai mitra franchise Mixue merupakan peluang strategis di industri es krim dan minuman yang tengah berkembang di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut dan langkah pendaftaran, silakan hubungi tim Mixue melalui kanal komunikasi resmi yang tersedia.
Mixue telah menerapkan strategi pemasaran yang terstruktur dan inovatif guna memperkuat posisinya di pasar Indonesia. Melalui pendekatan yang komprehensif, perusahaan ini berhasil membangun kesadaran merek yang kuat dan menarik minat konsumen dari berbagai segmen.
Salah satu kunci keberhasilan Mixue adalah penerapan strategi penetration pricing, yakni menawarkan harga produk yang lebih rendah dibandingkan kompetitor. Pendekatan ini secara efektif menarik perhatian konsumen kelas menengah ke bawah tanpa mengorbankan kualitas produk. Hal ini menjadikan Mixue sebagai pilihan utama untuk produk es krim dan minuman dengan harga terjangkau.
Mixue memanfaatkan media sosial secara maksimal, terutama platform seperti Instagram dan TikTok, untuk menjangkau audiens muda yang menjadi target utama mereka. Konten yang menarik dan relevan dengan tren kekinian terbukti mampu membangun brand engagement dan meningkatkan popularitas di kalangan generasi milenial dan Gen Z.
Untuk meningkatkan retensi pelanggan dan mendorong pembelian berulang, Mixue secara rutin menyajikan promosi menarik, termasuk voucher diskon dan tawaran khusus. Strategi ini tidak hanya mendorong volume penjualan, tetapi juga memperkuat loyalitas konsumen.
Mixue juga menaruh perhatian besar pada pengembangan produk melalui riset pasar dan analisis perilaku konsumen. Dengan memahami tren dan preferensi lokal, Mixue mampu menghadirkan varian produk yang relevan dan digemari masyarakat Indonesia.
Dengan menerapkan kombinasi strategi harga yang efektif, pemasaran digital yang agresif, serta inovasi produk yang berkelanjutan, Mixue berhasil memperoleh laba bersih mencapai USD 800 juta dan terus memperluas jaringan gerainya di berbagai wilayah di Indonesia. Keberhasilan ini menjadikan Mixue sebagai salah satu pemain dominan di industri es krim dan minuman teh di Tanah Air.
Simulasi keuntungan dari peluang bisnis franchise Mixue memperlihatkan potensi pendapatan yang sangat menguntungkan. Dengan asumsi penjualan sebanyak 1.000 gelas es krim per hari, pendapatan bulanan diperkirakan dapat mencapai sekitar Rp450 juta.
Setelah memperhitungkan biaya operasional yang mencakup bahan baku, gaji karyawan, sewa tempat, dan biaya utilitas potensi keuntungan bersih per bulan dapat mencapai sekitar Rp150 juta.
Perlu dicatat bahwa angka ini bersifat simulatif dan dapat bervariasi tergantung pada sejumlah faktor, seperti lokasi usaha, daya beli masyarakat sekitar, dan efisiensi operasional. Meski demikian, proyeksi ini memberikan gambaran bahwa franchise Mixue memiliki prospek finansial yang menarik.
Mixue sendiri telah membuktikan kesuksesannya secara global. Hingga saat ini, jaringan franchise ini telah hadir di lebih dari 21.000 lokasi di 12 negara, termasuk Indonesia, menjadikannya salah satu pemain utama di industri es krim dan minuman teh.
Bagi para calon pengusaha yang ingin berinvestasi di sektor food & beverage, franchise Mixue menawarkan peluang usaha dengan potensi pertumbuhan dan profitabilitas yang tinggi.
Sebagai penutup, franchise Mixue Ice Cream menghadirkan peluang bisnis yang menjanjikan dengan investasi awal yang relatif terjangkau. Kombinasi antara konsep yang inovatif, variasi produk yang menarik, serta dukungan operasional yang komprehensif menjadikannya pilihan ideal, baik bagi pelaku usaha pemula maupun pengusaha berpengalaman.
Kehadiran Mixue yang kian populer di Indonesia membuktikan daya tarik brand ini di mata konsumen, terutama melalui penyajian produk es krim dan minuman yang kekinian dan terjangkau.
Semoga informasi ini dapat memberikan wawasan bermanfaat bagi Anda yang tengah mempertimbangkan untuk memulai langkah di industri waralaba es krim yang kompetitif dan dinamis.
Leave a Reply