
Bisnis franchise The Coffee Bean & Tea Leaf menawarkan peluang usaha yang menjanjikan bagi Anda yang ingin terjun ke industri kuliner, terutama segmen kafe dan minuman premium.
Brand ini telah mendunia berkat mutu produknya yang konsisten, mulai dari kopi spesialti, teh berkualitas tinggi, hingga berbagai pilihan makanan pendamping.
Sampai tahun 2022, The Coffee Bean & Tea Leaf telah mengoperasikan kurang lebih 1.100 gerai di berbagai negara.
Di Indonesia, jaringan ini hadir sejak 2001 dan kini memiliki lebih dari 100 outlet yang berlokasi di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Manado, dan Bali.
The Coffee Bean & Tea Leaf, atau yang sering disebut The Coffee Bean, merupakan jaringan kedai kopi dan teh internasional yang berasal dari California, Amerika Serikat.
Berikut ringkasan perjalanan brand ini:
The Coffee Bean & Tea Leaf lahir pada tahun 1963 melalui pasangan Herbert Hyman dan Mona Hyman di Brentwood, Los Angeles.
Pada awalnya, mereka berfokus menjual kopi dan teh premium untuk konsumsi di rumah. Seiring berkembangnya kebutuhan konsumen, konsepnya berubah menjadi kedai tempat menikmati kopi dan teh secara langsung.
Produk Berkualitas: Brand ini terkenal menggunakan biji kopi Arabika pilihan dari berbagai penjuru dunia, serta teh premium yang dipanen langsung dari kebun teh ternama.
Ice Blended: Pada 1987, mereka meluncurkan minuman “Ice Blended”, inovasi ikonik yang kemudian menjadi salah satu menu andalan mereka.
Memasuki dekade 1990-an, The Coffee Bean mulai memperluas jangkauannya ke luar Amerika Serikat, terutama ke pasar Asia dan Timur Tengah. Kehadirannya yang kuat di wilayah tersebut menjadikannya salah satu merek kopi internasional yang cukup berpengaruh.
Pada tahun 2013, Jollibee Foods Corporation—perusahaan makanan cepat saji besar dari Filipina—mengambil alih The Coffee Bean & Tea Leaf.
Pengambilalihan ini mendorong percepatan pertumbuhan global.
Kemudian pada 2019, kepemilikan berada di bawah Jollibee Worldwide sebagai bagian dari strategi memperluas pasar Amerika Utara dan internasional.
The Coffee Bean mengusung filosofi “Simply The Best,” yang menekankan pemilihan bahan terbaik, kualitas penyajian, serta pengalaman pelanggan yang nyaman dan konsisten.
Saat ini, jaringan The Coffee Bean & Tea Leaf telah berkembang menjadi lebih dari 1.000 gerai yang tersebar di lebih dari 30 negara, dengan fokus kuat pada budaya minum kopi dan teh premium.
The Coffee Bean & Tea Leaf menawarkan pilihan menu yang sangat beragam, mulai dari kopi, teh, minuman spesial, hingga aneka makanan ringan dan hidangan utama.
Daftar berikut merupakan menu umum yang biasanya tersedia, meskipun bisa berbeda di setiap lokasi.
Menu spesial yang hadir pada periode tertentu, seperti Pumpkin Spice Latte, Peppermint Mocha, atau minuman dengan topping dan rasa unik lainnya.
Sebelum membuka franchise The Coffee Bean & Tea Leaf, ada sejumlah hal yang perlu dipahami agar keputusan yang diambil lebih matang.
Walaupun setiap negara menerapkan aturan yang berbeda, berikut gambaran secara umum:
Jika Anda tertarik menjadi mitra, langkah awal adalah menghubungi perwakilan The Coffee Bean & Tea Leaf di Indonesia untuk memperoleh informasi lebih lengkap.
Pastikan Anda melakukan riset pasar, mengevaluasi lokasi, dan menyiapkan modal yang memadai sebelum membuat keputusan.
Franchise The Coffee Bean & Tea Leaf (CBTL) menawarkan berbagai keunggulan yang membuatnya menjadi pilihan menarik bagi calon mitra bisnis. Berikut beberapa kelebihannya:
The Coffee Bean & Tea Leaf merupakan salah satu merek kopi dan teh internasional dengan reputasi kuat dan basis pelanggan yang loyal. Tingginya tingkat brand awareness memudahkan franchisee dalam menarik konsumen.
Pemilik franchise akan mendapatkan pendampingan dari pihak pusat, mulai dari pelatihan operasional, pemasaran, manajemen, hingga pengadaan bahan baku. CBTL memiliki sistem terstruktur yang membantu kelancaran bisnis.
CBTL hanya menggunakan bahan baku premium untuk kopi dan teh, sehingga kualitas produknya tetap terjaga. Hal ini memberi keuntungan bagi franchisee karena dapat menawarkan menu yang konsisten dan berkualitas tinggi.
Brand ini terus berkreasi dengan menghadirkan menu baru yang sesuai tren pasar. Franchisee dapat menyajikan produk yang selalu segar dan relevan dengan kebutuhan pelanggan.
Franchisee mendapatkan manfaat dari pengalaman panjang CBTL dalam industri F&B, sehingga risiko bisnis dapat ditekan berkat sistem yang sudah teruji.
Sistem franchise The Coffee Bean & Tea Leaf telah diterapkan dengan sukses di banyak negara, memberikan rasa aman dan kepercayaan lebih bagi calon pemilik franchise.
Sebagai jaringan besar, CBTL dapat membeli bahan baku dalam volume besar sehingga biaya operasional bisa ditekan dan margin keuntungan franchisee menjadi lebih optimal.
Franchisee dapat memanfaatkan program pemasaran yang dijalankan oleh perusahaan induk dan berpartisipasi dalam kampanye promosi berskala besar.
Untuk menjadi mitra franchise The Coffee Bean & Tea Leaf, terdapat beberapa tahapan penting yang perlu Anda ikuti. Berikut panduan umumnya:
Mulailah dengan membuka situs resmi The Coffee Bean & Tea Leaf untuk memperoleh informasi terbaru mengenai peluang kemitraan yang tersedia.
Franchise ini membutuhkan modal awal untuk biaya lisensi, pembangunan gerai, pembelian peralatan, serta stok produk.
Pastikan Anda memiliki modal yang memadai serta rencana bisnis yang matang.
Biasanya situs resmi menyediakan rincian biaya yang perlu dipertimbangkan.
Langkah selanjutnya adalah mengisi formulir aplikasi atau menghubungi pihak mereka untuk mendapatkan informasi lebih detail mengenai persyaratan dan proses pembukaan franchise.
Setelah aplikasi ditinjau, calon franchisee biasanya akan dijadwalkan untuk bertemu dengan pihak manajemen atau tim franchise.
Pada sesi ini, mereka akan menjelaskan model bisnis, standar operasional, serta bentuk dukungan yang diberikan.
Jika kedua pihak sepakat melanjutkan kerja sama, tahap berikutnya adalah penyusunan kontrak franchise yang mencakup hak dan kewajiban masing-masing pihak.
Sebelum gerai beroperasi, Anda beserta tim akan mengikuti pelatihan terkait operasional kedai, pengelolaan karyawan, dan penggunaan sistem yang diterapkan oleh The Coffee Bean & Tea Leaf.
Setelah semua proses selesai, gerai dapat dibuka untuk umum.
Franchisor akan memberikan dukungan berkelanjutan, termasuk dalam pemasaran, kontrol kualitas, dan pengembangan produk baru.
Perlu diingat, syarat serta besaran biaya franchise dapat berbeda tergantung wilayah dan model usaha yang dipilih. Pastikan Anda memperoleh informasi lengkap dan jelas sebelum mengambil keputusan.
Besaran investasi untuk membuka franchise The Coffee Bean & Tea Leaf dapat berbeda-beda, tergantung jenis outlet yang ingin dijalankan.
Untuk format kios, biaya investasi awal dimulai dari sekitar USD 70.000. Sementara itu, untuk kafe standar, total investasi dapat mencapai sekitar USD 700.000.
Biaya franchise fee biasanya berada di kisaran USD 15.000 hingga USD 25.000, bergantung pada konsep gerai yang dipilih.
Periode pengembalian modal (payback period) umumnya berkisar antara 1,5 hingga 3 tahun, menyesuaikan ukuran outlet dan jenis model usaha.
Sebagai gambaran, gerai dengan format kafe standar berpotensi menghasilkan omzet bulanan sekitar USD 750.000 hingga USD 1.2 juta.
Selain itu, penting untuk mempertimbangkan aspek lain seperti lokasi, biaya operasional, serta potensi pasar untuk memperoleh perkiraan keuntungan yang lebih akurat.
Untuk memahami potensi keuntungan dan ROI (Return on Investment) dari franchise The Coffee Bean & Tea Leaf, penting mempertimbangkan sejumlah faktor yang memengaruhi performa bisnis. Berikut analisis lengkapnya:
Total biaya untuk membuka gerai CBTL meliputi lisensi franchise, pembangunan atau renovasi toko, hingga pembelian peralatan dan persediaan awal.
Secara umum, total investasi berada di kisaran USD 250.000 – USD 500.000, tergantung ukuran gerai dan lokasi.
CBTL biasanya mengenakan royalti 5–6% dari pendapatan bulanan.
Selain itu, ada biaya pemasaran sekitar 2–3% yang harus dialokasikan.
Omzet tahunan franchise CBTL dapat berbeda-beda, namun banyak gerai mampu menghasilkan pendapatan kotor sekitar USD 500.000 – USD 1.000.000 per tahun, tergantung lokasi dan trafik pelanggan.
Setelah dikurangi biaya operasional, royalti, dan marketing, keuntungan bersih franchise CBTL umumnya berada di kisaran 10–20% dari omzet tahunan.
Performa aktual dapat berubah sesuai manajemen dan lokasi.
ROI dihitung dengan membandingkan besarnya investasi awal dan keuntungan bersih per tahun.
Contoh:
Investasi awal: USD 400.000
Keuntungan bersih tahunan: USD 50.000 – USD 100.000
Jika keuntungan bersih = USD 75.000, maka:
ROI = (75.000 / 400.000) × 100 = 18,75% per tahun
Dengan ROI sekitar 18–20%, estimasi waktu balik modal (payback period) berada pada rentang 5–7 tahun.
Gerai yang berada di lokasi dengan trafik tinggi, area bisnis, atau pusat keramaian berpotensi menghasilkan pendapatan lebih besar.
Operasional yang efisien, pelayanan konsisten, dan strategi pemasaran yang tepat akan sangat memengaruhi profitabilitas.
Permintaan terhadap kopi premium dan gaya hidup ngopi yang terus meningkat dapat memberikan keuntungan tambahan jika franchise mampu mengikuti tren.
Pengelolaan biaya seperti sewa, gaji karyawan, dan bahan baku sangat menentukan margin keuntungan.
Franchise The Coffee Bean & Tea Leaf menawarkan potensi keuntungan yang menarik dengan ROI sekitar 18–20% per tahun, selama lokasi strategis dan manajemen berjalan efektif.
Dukungan brand besar dan pasar yang terus berkembang menjadi nilai tambah. Meski begitu, persaingan dan biaya operasional tetap menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi.
Leave a Reply